Clamp on Portable FLowmeter Ultrasonik

salah satu jenis flowmeter yang laris manis di pasaran adalah jenis clamp on portable ultrasonilk. ada berbagai merk di pasaran yang menjual flowmeter jenis ini mulai dari Fuji Electric, Siemens dan ALIA. Secara Umum komponen Utama Flowmeter ini adalah : Transducer(pengirim dan penerima  dan Microprocesor untuk menghitung). Flowmeter ini mendasarkan perhiitunagn flownya dari perhitungan kecepatan fluida. bila kecepatan fluida dan luas penampang pipa di ketahui  maka flow akan di dapatkan. terdapat 2 tipe flowmeter ultrasonik yaitu : doppler time dan transit time.berikut ini penjelesan singkatnya

  • doppler time : flowmeter ini adalah jenis ultrasonic yang pertama kali dikembangkan. flowmeter ini ditemukan oleh Shigeo Satumura dari Osaka University di tahun 1959. awalnya flowmeter jenis ini digunakan dalam analisis aliran darah. Dalam jenis Si transducer Pengirim akan mengirimkan sinyal ke Pipa dan ketika ada partikel makan si gelombang suara akan mengalami refleksi dan di terima oleh transucer Penerima. flowmeter jenis menggunakan Frequncy phase shift : perbedaan frekuensi gelombang yang di kirim dan di terima karena mengenai partikel akan di gunakan untuk menghitung kecepatan. bila kecepatan didapatkan maka flow bisa di kalkulasi. jenis flowmeter hanya bisa di pakai di dalam fluida yang terdapat partikel di dalamnya. selain itu kecepatan partikel harus sama dengan fluidanya sehingga untuk clean fluida jenis ini tidak applicable.
  • Transit Time : jenis ini menggunakan prinsip perbedaan waktu yang di terima sensor . pertama si Transducer A akan mengirim signal ke B dengan Frequency X dan di terima  B dalam waktu T1. kemudian transducer B akan balik mengirim signal ke transducer A dengan Frequency yang sama dengan waktu T2. karena aliran flow hanya searah maka akan terjadi perbedaan waktu tempuh. T yang didapat dari signal yang di kirim searah fluida akan memiliki waktu lebih kecil. dari delta T maka kecepatan fluida akan di dapatkan. setalah kecepatan di dapatkan Flowrate akan di ketahui. untuk jenis ini fluida harus bebas partikel atau pengotor.

 

jadi Secara umum flowmeter ultrasonic bukanlah menghitung kecepatan fluida tetapi hanya untuk menghitung kecepatan.  selain itu syarat lain agar flowmeter ultrasonik dapat bekerja adalah bahwa aliran fluidanya full .

secara umum flowmeter jenis ini memiliki kelebihan dibanding jenis lain :

  • Instalasi mudah tanpa membuka pipa atau perlu flange
  • tidak merusak aliran fluida
  • memiliki turn down ratio yang tinggi 1:3000
  • mudah pengoperasian
  • FLowmeter ultrasonic jenis lain ( memakai Flange) sudah masuk di AGA 9
  • bisa digunakan untuk pipa kecil sampai besar
  • bisa digunakan untuk gas( hanya transit time) dan cairan
  • hampir bisa mengukur semua jenis fluida asal kecepatan sonic di ketahui

Kelemahan flowmeter jenis ini adalah :

  • instalasi harus dilakukan di pipa yang bebas korosi bebas crak dan endapan. sehingga umumnya instalasi dilakukan pada posisi jam 9 dan 3 untuk menghindari efek endapan.
  • sering terjadi error bila kabel atau sensor sering terjatuh. saya pernah mengalami signal error karena cable saling cross.
  • tidak applicable untuk semua jenis pipa.pipa yang bisa diukur adalah ( cast iron, SS, PVC, alumunium , ductile iron,asbestos dan fiberglas

walluhuallam.

                                                                                                                                                                

This entry was posted in Uncategorized and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s