Cerita di Palembang

selama kurang lebih 10 hingga 11 bulan saya di tempatkan di palembang oleh kantor saya, saya terlibat dalam proyek pembangunan pabrik ammonia. saya tinggal di sebuah kompleks industri, kompleks cukup tua tapi dengan fasilitas yang lumayan lengkap. oh ya ada cerita lucu, karena di kompleks saya hampir tidak pernah mengalami pemadaman.pernah ada pemadaman 4 jam karena kabel HV kegaruk mobil keruk. sisanya lancar jaya, pernah saya ngobrol dengan orang bahwa ternyata PLN Disana sering mati hidup.

soal Listrik memang pelik di sumatera penyebabnya:

1 lokasi pembangkit yang tersebar

2 pembangkit belum terkoneksi baik HV ataupun MV, jadi ketika ada masalah ya pemadaman. setahu saya pemerintah sedang membangun sumatera interkoneksi. saat ini sumsel dan lampung sudah konek tapi sepertinya belum semua area.

kembali ke cerita di palembang ini adalah kesan kesan saya:

  1. kotanya maju: iyes palemabang ini sudah maju banget, mall banyak diamana mana, transportasi umum juga oke..stadion oke, kalo boleh dibilang ini kota paling maju disumatera dan nyaman. oh ya sekarang di palembang lagi dibanguj MRT dari bandara ke arah jaka baring
  2. kriminalitas tidak seseram di cerita: saat pertama kesana saya di bilang ati ati ama palembang. sofar selama 11 bulan alhamdullilah aman aman saja, saya pernah naik angkot beberapa kali. naik ojek beerpaa kali, jalan jalan random ke tempat sepi dan meskipun ga sering beberpa kali pulang malam di atas jam 10 aman.. kalo menurut saya sih daerah ga aman di palembang itu di area pinggir dan konon sekitar jaka baring..kalo lainnya nampaknya sama aja dengan jakarta. yang jelas jangan cari gara gara
  3. kulinernya top: ini yang menarik, kuliner palemabang ini didominasi budaya chian jadinya makannaya enak : tekwan, empek empek , mie celor , nasi lemak dl. alhasil berat badan saya pernah di atas 85 kg kemarin karena ya makannya bener bener menggoda.
  4. ga banyak menu nasi : iya nasi disini ga sebnyak di jawa, paling nasi pandang, nasi kandar jadi buat penikmat nasi dan lauk ga cocok di palembang.
  5. orannya putih: sekilas orang palemabang lebih putih di bandingkan jawa
  6. budaya egaliter: karena disni ga ada kerajaan jadi budaya feodal dan patriarki ga terlalu kuat.. orang lebih egaliter

 

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s